Temanggung, 23 Juli 2026 – STM Academy mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan kegiatan pengarahan kepada warga belajar Gelombang I yang disampaikan oleh Direktur STM Academy, Wasono Saputro, S.Pd., di Kampus Sekolah Tani Masyarakat (STM), Ploso, Desa Gesing, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun semangat belajar, menumbuhkan karakter pembelajar, serta mempersiapkan generasi muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan pertanian Indonesia.
Dalam arahannya, Wasono Saputro menegaskan bahwa pendidikan merupakan jalan terbaik untuk membuka masa depan yang lebih baik. Menurutnya, setiap warga belajar memiliki kesempatan yang sama untuk bangkit, meningkatkan kompetensi, dan meraih kehidupan yang lebih sejahtera melalui proses belajar yang sungguh-sungguh.
"Jangan pernah merasa terlambat untuk belajar. Setiap ilmu yang diperoleh hari ini adalah bekal untuk membangun masa depan diri, keluarga, dan masyarakat. Di STM Academy, kita tidak hanya belajar memperoleh ijazah, tetapi juga membangun keterampilan, karakter, dan jiwa kemandirian," ujarnya.
Pengarahan tersebut juga menegaskan komitmen STM Academy dalam mendukung upaya mengurangi angka putus sekolah melalui pendidikan yang lebih inklusif, relevan, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pembelajaran yang dipadukan dengan praktik pertanian, kewirausahaan, serta pengembangan keterampilan hidup, warga belajar diharapkan memiliki motivasi yang kuat untuk menyelesaikan pendidikan sekaligus memiliki bekal menghadapi dunia kerja maupun usaha mandiri.
Selain itu, STM Academy menempatkan kaderisasi pertanian sebagai salah satu fokus utama. Regenerasi petani menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Karena itu, proses pembelajaran dirancang agar peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengembangkan pertanian modern yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Melalui semangat "Pendidikan Setara SMA Berbasis Pertanian", STM Academy berharap mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya menyelesaikan pendidikan formal, tetapi juga menjadi pelaku pembangunan desa, penggerak ketahanan pangan, serta kader-kader pertanian yang siap membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Kegiatan pengarahan ini menjadi awal perjalanan warga belajar Tahun Ajaran 2026/2027 untuk bertumbuh bersama dalam lingkungan belajar yang mendukung lahirnya sumber daya manusia yang berkarakter, terampil, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran Sekolah Tani Masyarakat sebagai pusat pendidikan, pemberdayaan, dan kaderisasi pertanian di Kabupaten Temanggung.


Posting Komentar